Tambi mempunyai kelainan dan keunikan tersendiri, karena kerangka bagian atas rumah (tiang bumbungan dan kaso-kaso), hanya menumpang di atas balok bundar yang tersusun sebagai belandar sekaligus berfungsi sebagai pondasi dan tiang.
Rumah adat yang satu ini tidak dibuat oleh suku tertentu, melainkan jenis hunian bagi semua masyarakat di Sulawesi Tengah Pembangunannya selalu dihadapkan ke arah utara dan selatan.
Bumbungan atap rumah adat (Tambi) yang ditinggali oleh para bangsawan dipasangkan tanduk kerbau, sedangkan rumah adat milik rakyat biasa tidak menggunakan tanduk kerbau di bagian atas atapnya.
Kayu yang dimanfaatkan adalah kayu jenis bonati.
Lobona hanya dibagi ke beberapa bagian tanpa penyekat.Pemilik rumah beserta anggota keluarga tidur dengan alas yang terbuat dari kulit kayu yang dinamakan Nunu.
Makna dari Pebaula adalah sebuah lambang kekayaan.
Sedangkan Bati adalah lambang kesuburan dan juga kesejahteraan.Menurut keyakinan masyarkatnya, corak ini berguna untuk mengusir roh jahat.
Buho dibagi menjadi dua lantai, atas dan bawah.Lantai atas yaitu tempat lumbung padi.
Jadi, Rumah Tambi adalah rumah adat dari Sulawesi Tengah yang unik dengan bentuk prismanya dan desain atap yang juga berperan sebagai dinding rumah. bahan kayu hanya digunakan sebagai tiang rumah. Rmah Tambi terkenal dengan ukirannya yang menggambarkan tentang hewan dan juga tanaman, karena kedua hal tersebut dipercaya dapat mendatangkan rejeki dan menghalau mara bahaya.
http://desainrumahkayujepang.blogspot.com/2017/05/rumah-adat-sulawesi-tengah-rumah-tambi.html
